Warga Ngeluh Kuota Internet Kuras Dompet, Pemerintah 'Antara Ada Dan Tiada'
Foto : ISTIMEWA

Berita Kawasan JAKARTA – Hampir lima bulan para siswa belajar di rumah sebagai dampak wabah Covid-19. Namun moda pembelajaran daring yang dijadikan sebagai sarana pembelajaran dari rumah sudah mulai dikeluhkan sebagian orangtua siswa.

Selain mulai dilanda kebosanan, para siswa juga kebingungan karena mengerjakan banyak tugas dari guru yang kadang kurang disertai penjelasan detail.

Belum lagi terkendala sarana seperti smartphone, dan pemakaian kuota internet yang lumayan menguras dompet orangtua.

Membengkaknya pemakaian kuota internet ini sangat dirasakan orangtua siswa.

Seabrek keluhan tersebut disampaikan sejumlah emak-emak yang menghadiri kegiatan reses Wakil Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Adi Kurnia Setiadi di RT 3 RW 07 Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (10/8).

“Banyak ibu-ibu mengaku harus mengeluarkan uang hingga ratusan ribu per bulan untuk membeli kuota internet. Ini tentu sangat memberatkan dalam kondisi pandemi seperti ini,” kata Adi.

Selain kuota yang cukup menguras dompet, mereka juga harus membagi waktu bekerja dan mendampingi anak belajar. Tentu sangat mengganggu aktivitas bekerja,” sambungnya.

Untuk mengatasi keluhan orangtua siswa dalam pembelian kuota internet dalam proses pembalajaran jarak jauh (PJJ) atau yang dikenal sistem online atau daring ini, Adi berencana memasang Wifi gratis untuk para siswa.

“Nantinya Wifi gratis dipasang di Pos RW. Saya bayar untuk satu tahun. Dalam reses, kita jangan cuma mencatat keluhan warga, tapi harus juga merealisasikannya,” ungkap Adi.

Adi mengakui, sangat besar risiko jika anak-anak kembali belajar di sekolah. Sebab tidak ada yang bisa memberikan jaminan aktivitas anak-anak di sekolah bisa menjalankan protokol kesehatan dengan ikut imbauan pemerintah.

Apalagi penyebaran virus di Jakarta masih sangat tinggi, dan kini sudah menembus angka 26.193 kasus yang dinyatakan positif,” pungkas Adi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here