VIRUS KORONO MENYEBAR DI 189 NEGARA DAN TEWASKAN 15.427 WARGA SIPIL
Warga New York AS. Foto : ISTIMEWA -/ KN

Berita Kawasan Jakarta – Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan virus korona sudah menyebar di 189 negara dan sangat sulit untuk dicegah, katanya dalam keterangan pers depan wartawan yang ditayangkan televisi nasional, Selasa petang (25/3).

Menurut data, ada 358.967 kasus Covid -19 yang terpapar di berbagai negara, berakibat 15.427 orang meninggal dan yang dapat disembuhkan sejumlah 100.645 orang.

Warga ngara yang terparah diserang virus korona adalah Itali, sebanyak 59.138 kasus diduga meninggal 4825 dan Amerika, 35.345 kasus Corono Virus Desease ( Covid-19) dan wafst sebanyak 458 orang.

Angka kasus Covid -19 yang terjadi di dua negara, Amerika dan Itali itu nampaknya tertinggi diluar negara Tiongkok yang terbanyak kasus korona.

Untuk mencegah berkembang Covid – 19, di kota New York Amerika Serikat, gubernur Andrew Cuomo melakukan ” ShutDown” dan bukan “Lock Down” dimana ketentuan ini berlaku untuk warga hingga pukul 20.00.

Warga tidak boleh keluar rumah kecuali ke Rumah Sakit dan Apotik untuk keperluan yang mendesak (Emergency), terutama untuk memenuhi kebutuhan harian sebagai makanan pokok.

Pemerintah California Amerika juga melarang warganya berkumpul dan diberlakukan “Shut Down” semua toko dan tempat perbelanjaan harus ditutup dan yang melanggar diberi sanksi.

Pejabat di negara Paman Sam itu berucap sangat efektif mencegah kerumunan dan jaga jarak ( Social Distancening) untuk memutus rantai Covid -19 karena sepuluh hari ke depan situasi sulit dikendalikan, ujar Sandy Satrio, WNI bermukim di New York.

Sementara perkembangan virus korona di tanah air, dalam keterangan resmi juru bicara pemerintah, menjelaskan laporan terakhir pukul 00.00, Selasa dinihari (24/3) tercatat 686 warga teridentifikasi kasus positif korona.

Warga yang terinfeksi positif 30 orang dapat disembuhkan dan 55 orang pasien korona meninggal. Bagi warga yang meninggal karena kasus Corona ahli waris mendapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp 15 juta.

Pemerintah mengimbau agar komponen masyarakat bersatu menghadapi wabah korona, saling mendukung dan mengingatkan bahaya virus korona dan situasi harus disikapi secara aman dan tenang, demikian Achmad Yurianto. Risto/005.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here