RUU HIP, FORBEST, Forum Bersama Tangerang Selatan, Rancangan Undang – Undang Haluan Ideologi Pancasila, menolak RUU HIP, tanggapan DPRD Tangerang Selatan

BERITA KAWASAN TANGERANG SELATAN – Pada 9 Juli 2020, FORBEST (Forum Bersama Tangerang Selatan) mengunjungi DPRD Tangerang Selatan untuk menerima surat tanggapan resmi DPRD Tangerang Selatan mengenai aspirasi pernyataan sikap FORBEST dalam menolak RUU HIP (Rancangan Undang – Undang Haluan Ideologi Pancasila).

RUU HIP, FORBEST, Forum Bersama Tangerang Selatan, Rancangan Undang – Undang Haluan Ideologi Pancasila, menolak RUU HIP, tanggapan DPRD Tangerang Selatan RUU HIP, FORBEST, Forum Bersama Tangerang Selatan, Rancangan Undang – Undang Haluan Ideologi Pancasila, menolak RUU HIP, tanggapan DPRD Tangerang Selatan

FORBEST yang merupakan gabungan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas), elemen masyarakat, komunitas, suku, agama dan profesi menyatakan kebulatan tekad untuk menolak RUU HIP. RUU HIP ditengarai menjadi pemicu bangkitnya komunisme di Indonesia dan akan mengganti falsafah negara yaitu Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila. Hal ini dikhawatirkan akan menggusur nilai – nilai Ketuhanan Yang Maha Esa.

Sehubungan dengan tanggapan resmi DPRD Tangerang Selatan dalam surat nomor : 170 /1969/Protokol yang disampaikan langsung kepada utusan FORBEST (Forum Bersama Tangerang Selatan) pada 9 Juli 2020, FORBEST menyatakan kecewa.

RUU HIP, FORBEST, Forum Bersama Tangerang Selatan, Rancangan Undang – Undang Haluan Ideologi Pancasila, menolak RUU HIP, tanggapan DPRD Tangerang Selatan

Adapun alasan yang mendasari kekecewaan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Aspirasi FORBEST disampaikan secara resmi dan langsung kepada lembaga DPRD. Harapan FORBEST adalah diteruskannya aspirasi tersebut oleh lembaga DPRD Tangerang Selatan ke DPR RI sebagaimana praktek yang dilaksanakan beberapa DPRD di daerah lain. Namun DPRD Tangerang Selatan tidak memenuhinya dan mengarahkan fraksi – fraksi di DPRD Tangerang Selatan untuk menyampaikan aspirasi tersebut ke fraksi – fraksi DPR RI.

2. Dalam kesempatan pertemuan tersebut, surat – surat fraksi DPRD Tangerang Selatan kepada fraksi – fraksi DPR RI sebagaimana dimaksudkan ketua DPRD tidak ada.

3. Jadwal kapan fraksi – fraksi DPRD Tangerang Selatan meneruskan aspirasi FORBEST ke fraksi – fraksinya di DPR RI tidak ada. Sehingga masalah ini menjadi hal yang tidak jelas.
Walaupun respon DPRD Tangerang Selatan mengecewakan, FORBEST masih menunggu dalam beberapa hari penuntasan masalah ini.

Menyikapi hal ini FORBEST terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan segenap pihak untuk mencapai target MENOLAK DAN MENCABUT RUU HIP dari PROLEGNAS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here