Tips Mencari Guru Bahasa Mandarin Untuk Anak

0
260
belajar-bahasa-mandarin
Kegiatan Belajar LWTA

BeritaKawasan.com – Di era globalisasi sekarang ini, dengan pesatnya perkembangan ekonomi dan industry China yang meluas ke seluruh dunia, maka bahasa Mandarin telah ditetapkan sebagai bahasa Internasional kedua oleh PBB. Oleh karena itu anak-anak harus ditanamkan sejakdini pentingnya belajar bahasa mandarin.

Vania Natalie, pemilik Living Water Talent Academy (LWTA) mengatakan, “Apabila anak Anda ingin mengambil kursus (pendidikan non-formal) atau ingin mempelajari bahasa mandarin, carilah guru bahasa Mandarin yang mampu mengajar dengan berbagai metode, misalnya secara visual, audial, dan kegiatan kontekstual karena setiap siswa belajar dengan cara yang berbeda. Mungkin Anda adalah tipe orang yang perlu melihat sesuatu untuk mengingat atau memahaminya, atau mungkin Anda belajar terbaik dengan menulisnya beberapa kali. Tidak peduli gaya belajar Anda, guru Anda harus mampu menggunakan beberapa cara agar bisa menyampaikan materi kepada anda dengan sejelas-jelasnya. Dalam mempelajari sebuah bahasa tentunya ada 4 aspek yang harus dikuasai: mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Demikian juga dengan bahasa Mandarin. Sementara satu kegiatan dapat menggunakan kartu flash, berikutnya bisa fokus mendengarkan dan mengulangi, dan berikutnya lagi mungkin memainkan peran. Untuk lebih spesifik, mendengarkan dialog singkat dan menonton berita sangat membantu untuk melatih pendengaran Anda. Untuk melatih berbicara, berbicara tentang suatu topik atau menceritakan kembali sebuah cerita sangatlah berguna. Anda dapat membaca buku-buku cerita atau novel dengan pinyin di awal untuk meningkatkan kemampuan membaca Anda. Untuk menulis, mulailah menulis dari karakter piktograf, yang berasal dari gambar sebuah obyek. Saya melihat banyak guru dari sekolah internasional pun yang mengabaikan salah satu atau dua dari keempat aspek di atas, sehingga murid tidak akan belajar dengan optimal, ujar Vania.

Vania menambahkan, Carilah guru yang menguasai dua bahasa (Indonesia dan Mandarin). Guru native yang hanya bisa berbahasa Mandarin akan kesulitan menerangkan dengan jelas, terutama materi tata bahasa dan perbendaharaan kata, karena guru native pada umumnya juga kurang menguasai bahasa Inggris. Dari rekan guru native pun, saya mendapati bahwa mereka juga tidak hafal nada masing-masing karakter hanzi. Oleh karena itu sering pula dalam mengajar mereka menuliskan tanda nada yang keliru. Mereka hanya terbiasa berbicara bahasa Mandarin, tapi pada kenyataannya mereka belum tentu tahu nada masing-masing katakter.  Dalam bahasa Mandarin juga banyak terdapat sinonim yang perbedaannya sulit untuk dijelaskan, maka dari itu untuk bisa menyampaikan materi dengan jelas, guru harus menguasai Bahasa Indonesia juga, meskipun di dalam kelas, guru diharapkan menyampaikan materi dengan bahasa Mandarin serta carilah guru yang sudah berpengalaman mengajar minimal 5 tahun, bukan yang baru lulus. Karena pengalamanlah yang akan memberi pelajaran bagi guru-guru untuk mampu mengajar dengan lebih baik, tambah Vania.

living-water-talent-academy
One Stop Learning Center

Ayo daftarkan segera buah hati Anda di tempat kursus bahasa Mandarin yang tepat untuk bekal masadepannya. Untuk info lebih lanjut silahkan menghubungi LWTA di nomor telpon 021- 29562394 / 082228228022 atau datang langsung ke alamat di Komplek Rukan Sunter Terrace blok A 20, Sunter – Jakarta Utara. Advertorial

LEAVE A REPLY