Berbagi Kebahagiaan Kepada Anak Yatim dan Duafa Di Bulan Muharam
Berbagi Kebahagiaan Kepada Anak Yatim dan Duafa Di Bulan Muharam

Berita Kawasan Jakarta – Menyambut Tahun Baru Islam 1440 Hijriah, adalah sebuah ungkapan kebahagiaan dari seluruh umat muslim (Islam) di dunia. Bulan Muharram merupakan bulan pembuka dalam kalender hijriah yang sangat dinantikan. Bagaimana tidak, karena bulan Muharram merupakan satu dari empat bulan yang di(suci)kan yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. Terdapat beberapa keutamaan dari bulan Muharram diantaranya sunnah untuk berpuasa dimana terdapat Puasa Tasu’a dan Puasa ‘Asyura (tanggal 9 & 10 Muharram), kemudian kesempatan untuk melakukan berbagai amalan sholeh, dan tidak ketinggalan adalah pada bulan Muharram kesempatan untuk melakukan taubat dan berhijrah (menuju kebaikan) sangat diutamakan.

Bulan Muharram juga merupakan saat yang membahagiakan bagi anak-anak Yatim dan Duafa. Setiap orang akan berlomba-lomba melakukan amalan sholeh dengan menyantuni anak Yatim dan Duafa. Hal tersebut merujuk pada Hadist Shohih berikut: 

Dari Sahl ibnu Sa’ad Radhiallahu ‘Anhu dia berkata: Rasulullahu Shollallahu ‘Alaihi Wa Salam bersabda: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”. Kemudian beliau Shollallahu ‘Alaihi Wa Salam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau Shollallahu ‘Alaihi Wa Salam serta aga meregangkan keduanya. [HR. Bukhari no. 4998 dan 5659]

Atas dasar itulah, Kerukunan Warga Rt. 006/02 ikut andil dalam perlombaan mencari pahala dan keberkahan di bulan Muharram. Pada tanggal 21 September 2018 atau bertepatan 11 Muharram 1440, Gema Muharram 1440 H digagas untuk kemudian dijalankan oleh semuah Tim Kerja yang solid. Ditemui di lokasi, Sutopo (Koordinator Event) mengatakan, “Gema Muharram ini merupakan event reguler tahunan yang sengaja kami adakan untuk membahagiakan adik-adik kita yang Yatim maupun Duafa sebagai bentuk cinta dan kepedulian seluruh masyarakat kepada mereka. Event ini digagas dan dileparkan ke forum diskusi hingga proses eksekusi memakan waktu tidak lebih dari 10 hari. Hal tersebut menunjukan bahwa bukan hanya tim kerja yang bersemangat, tetapi seluruh warga juga ikut ambil bagian dalam upaya mewujudkan sebuah event yang bermanfaat”.

“Dari pelaksanaan tahun lalu (2017/1439 H) ada peningkatan tingkat partisipasi warga dari yang sebelumnya ada 4 donatur yang memberikan santunan, tetapi Alhamdulillah pada tahun ini ada 11 donatur yang memberikan santunan. Selain para donatur yang memberikan langsung, seluruh warga juga berpartisipasi dan sangat antusias menyisihkan sebagian rezekinya untuk kegiatan ini. Melalui forum di group WhatsApp ‘Kerukunan Warga Rt. 006/02’ ide dan spontanitas sumbangan mengalir dengan sendirinya. Menurut saya, itu sangat membahanggakan dan saya sebagai ketua RT sangat bahagia menyaksikan kepedulian yang sangat besar kepada anak-anak/adik-adik kita Yatim dan Duafa”. Pungkas Iskandar H. Ali Sairi.

Ada 15 anak Yatim dan Duafa yang kami berikan santunan, dan itu hanya dari warga disekitar Rt. 006/02 saja. Mudah-mudahan kedepannya jumlah anak yang disantuni lebih banyak lagi, bukan hanya dari warga Rt.006/02 saja tetapi merambah ke warga sekitar. Selain itu, harapan kami juga kedepannya akan lebih banyak donatur yang semakin peduli dengan kondisi sosial kemasyarakatan yang tentunya semakin menyuburkan rasa ingin berbagi kepada sesama”. Sutopo menambahkan.

Anak Yatim dan Duafa Di Bulan Muharam

Ketua RT.006/02 Pejaten Timur Iskandar H. Ali Sairi (Tengah).

Mengutip dari ungkapan Ustadz Kholili yang memberikan tausiyahnya pada Gema Muharram 1440, “Ayo kita semua berlomba dalam hal kebaikan dengan satu niat yang pasti, hanya untuk mendapatkan keridhoan Allah SWT dan upaya untuk mendapatkan syafaat dari Rasulullah Muhammad SAW, karena Allah dan Rasulullah sangat mencintai anak-anak Yatim. Maka cintailah anak-anak Yatim di lingkungan kita, sayangi mereka, karena dengan begitu akan menambah semangat mereka dalam menjalani kehidupan dan menggapai cita-cita mereka”.

Di era digital dan kemajuan teknologi informasi, semoga saja tidak mengikis semangat kebersamaan dalam menyambung tali silaturahim dan rasa cinta terhadap sesama. Gema Muharram 1440 H yang diadakan oleh Tim Kerja dari Kerukunan Warga Rt. 006/02 diharapkan bisa menjadi contoh yang inspiratif, sehingga bisa menularkan energi positif untuk lingkungan disekitarnya.

Selamat Tahun Baru 1440 Hijriah, semoga kita semua dapat berhirjrah dari kegelapan menuju cahaya, dari kufur menjadi syukur, semakin gemar bersedekah, dan semakin mencintai Allah dan Rasulnya dalam wujud cinta kepada anak-anak/adik-adik Yatim dan Duafa.

Sumber : Mahessa @2018

LEAVE A REPLY