PEMDA JABAR ANTISIPASI MEREBAK KORONA KE KOTA
Wali Kota Budi Budiman dan wakil Walikota Tasikmalaya H M. Yusuf. Foto : ISTIMEWA

Berita Kawasan Bandung – Pemda Provinsi Jawa Barat yang warganya terkena pandemi covid-19, kini mengantisipasi merebak korona ke Kabupaten/kota dengan mengerahkan pusat komando setempat sebagai pusat informasi, komunikasi dan koordinasi.

Gubernur Ridwan Kamil mengungkapkan hal itu dalam keterangan pers dengan media dan televisi nasional, Minggu (22/3) guna mengantisipasi Covid – 19 yang sudah menerpa warganya sejumlah 55 orang positif korona.

Ke – 55 warga yang sudah dinyatakan positif korona, berasal dari kota Bekasi, Bogor, dan Depok yang jauh dari pusat pemerintahan Jawa Barat di Bandung, kata gubernur.

Warga yang terkena imbas korona lebih dekat ke perbatasan Jakarta, disebut sebagai perbatasan zona merah, kini pasien tercatat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Perbatasan Jakarta – Jawa Barat sebagai zona merah yang merasuki korona kepada warga Jawa Barat, pemukim berasal dari kabupaten/kota Bekasi, Kabupaten/kota Bogor dan Depok, berjumlah 41 pasien.

Sementara, satu keluarga terserang korona dari wilayah Jatisampurna, disusul Pondok Gede dan Pondok Melati Bekasi, yang diduga berjumlah 9 pasien serta 5 pasien dari Bandung.

Menurut keterangan, saat ini tercatat 55 warga yang positif korona sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), terus dipantau oleh tim medis terpadu bersama pusat komando yang dibentuk Pemda Jawa Barat.

Dalam mengantisipasi merebak korona ke daerah itu, melalui kegiatan pusat komando sudah dipersiapkan beberapa tempat untuk isolasi pasien korona di beberapa tempat, seperti RS Hasan Sadikin dan Hotel yang didonasi warga berlokasi di Cimahi, demikian gubernur Ridwan Kamil.

Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman mengingatkan warganya, ” Jangan main main dan anggap enteng virus Covid – 19, ” ungkapnya serius.

Untuk mengantisipasi warganya, walikota Budi Budiman, mengerahkan anggota Satpol PP terpadu dengan Babinsa dan Kamtibmas setempat.

Petugas berkeliling kota Tasikmalaya, memberitahu warga tentang bahaya Pandemi Korona, dengan menggunakan alat pengeras suara, TOA. Risman/005

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here