Pasar Ciracas Diserbu Warga, Penerapan Sosial Distansing Diabaikan
Warga Penuh Sesak di Pasar Ciracas/ISITIMEWA

Berita Kawasan JAKARTA – Tingkat kesadaran masyarakat akan bahaya Covid 19 dan penerapan sosial distansing masih sangat rendah. Hal ini terlihat di Pasar Ciracas, Jakarta Timur, dimana pengunjung berkerumun dan banyak yang tak menggunakan masker.

Menjelang lebaran, warga terus berbondong-bondong dagang ke pasar untuk membeli berbagai keperluan. Namun mereka lupa protokol kesehatan ditengah pandemi Covid 19 yang terus mencari korban.

Seperti yang dilakukan Sapto (51), salah seorang pedagang yang menjadikan masker hanya sekedar pajangan. Menurutnya, bila terlalu lama menggunakan masker ia sulit untuk bernafas. “Yang penting kan ada maskernya, nanti kalau di tegur baru di pakai,” katanya, Sabtu (23/5/2020).

Selain sulit bernafas, Sapto mengaku masker yang menjadi hiasan itu juga membuat suaranya tak terdengar para pembeli. Daripada langganannya kabur karena suara dirinya yang tak jelas lebih baik copot sementara dulu. “Ya mudah-mudahan sih sehat terus, biar bisa jualan,” ungkapnya.

Di pasar Ciracas sendiri, ratusan orang tampak memenuhi pasar yang menyiapkan berbagai kebutuhan pokok tersebut. Alhasil, pasar menjadi penuh sesak karena warga sejak pagi terus berdatangan untuk membeli kebutuhan lebaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here