Dalang Wanita Adakan Tepang Wayang Upaya Melestarikan Seni Wayang Pada Generasi Muda.jpg
Foto : Dalang wanita pertama Nyi Dwi Puspita Ningrum melakukan tepang wayang di Purworejo pada Senin 9/9/2019

Berita Kawasan Purworejo – Dalang Wanita Nyi Dwi Puspita Ningrum ingin mengenalkan wayang kulit kepada generasi muda sehingga bisa mengapresiasi dan mencintai budaya sendiri. Pagelaran oleh Nyi Puspita ini dilakukan dengan program Tepang Wayang di Purworejo pada Senin, 9/9.

“Program Tepang Wayang ini bekerjasama dengan beberapa sekolah di wilayah Purworejo yang mempunyai program ekstra kurikuler karawitan serta beberapa sanggar karawitan yang ada,” katanya.

Metode yang digunakan oleh dalang perempuan ini dengan cara mengenalkan tokoh- tokoh wayang pada para siswa- siswi dengan diselingi beberapa tembang Jawa.

Kuis seputar pewayangan juga dilakukan sebagai wujud apresiasi kepada para siswa- siswi atau masyarakat yang mengikuti dan disediakan hadiah buat peserta yang bisa menjawab pada program pertama yang dilaksanakan di SMAN 7 Purworejo ini.

Program Tepang Wayang ini diminati 25 sekolah (PAUD hingga SMU/ SMK) dan komunitas sanggar yang nantinya akan dikunjungi. Nyi Puspita berusaha semaksimal mungkin mengenalkan wayang pada generasi muda supaya wayang dan kesenian Jawa tetap lestari.

Dalang Wanita Adakan Tepang Wayang Upaya Melestarikan Seni Wayang Pada Generasi Muda
Dalang wanita pertama Nyi Dwi Puspita Ningrum melakukan tepang wayang di Purworejo pada Senin 9/9/2019

“Kita berusaha mengenalkan wayang semaksimal mungkin. Walaupun wayang adalah ilmu susah akan tetapi Dwi Puspita Ningrum dalang perempuan asal Bruno Purworejo ini sangat tertarik untuk mempelajarinya karena cerita wayang itu sendiri didalamnya berisi tuntunan, tidak hanya sebagai tontonan saja serta ada ajaran keteladanan dari masing masing tokoh wayang tersebut dan dari setiap pagelaran wayang kulit itu banyak sekali unsur seni baik dari seni musik, seni rupa, seni sastra, gamelan (seni musik) dan lainnya,” lanjutnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Agung Wibowo sangat mengapresiasi dan mendukung dengan adanya program Tepang Wayang yang di adakan oleh Nyi Puspita.

“Kita mengapresiasi dan mendukung dengan adanya program Tepang Wayang yang di adakan oleh Nyi Puspita, dalang perempuan dan salah satu kebanggaan buat Purworejo karena mempunyai dalang perempuan dari generasi muda yang sudah banyak prestasinya. Kebetulan waktu kunjungan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu ke Purworejo, dari Kabupaten Purworejo menampilkan sesuatu yang beda, salah satunya pertunjukan wayang dengan dalang perempuan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Purworejo akan terus mengembangkan secara keseluruhan seni budaya wayang tradisional dengan para dalangnya serta seni budaya yang lainnya.

“Purworejo itu kaya seni budaya dan sangat berpotensi menjadi salah satu pendukung promosi kemajuan Kabupaten Purworejo karena seni budaya itu tidak mengenal batas maka dengan mengangkat seni budaya, tidak menutup kemungkinan potensi yang lainpun akan ikut dipromosikan,” lanjutnya.

Agung berharap pariwisata Purworejo akan menjadi salah satu sektor utama wisata bisa masuk darimanapun, kapanpun dan tidak membatasi siapapun untuk bisa berwisata.

“Harapan dari semua potensi wisata yang ada dan semua event yang sudah dan yang akan dilaksanakan di Purworejo sekaligus untuk menyongsong Romansa Purworejo 2020 supaya lebih dikenal agar bisa mensejahterakan masyarakatnya,” pungkasnya. (rep Evie)

Sumber : Kupasmerdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here